Tiga Alasan Fundamental Dalam  Melakukan Analisa Kebutuhan Pelatihan SDM

By Gustyana

Gambar Pelatihan
Analisa kebutuhan pelatihan SDM pada dasarnya sangat dibutuhkan sebelum menjalankan pelatihan SDM atau training. Sehingga perusahaan dapat mengetahui secara pasti konsep pelatihan yang paling tepat dan paling dibutuhkan oleh karyawannya.
Mengingat pelatihan SDM menjadi sebuah investasi bagi perusahaan yang juga perlu di kalkulasi untung maupun ruginya, maka modal untuk pelatihan yang telah dikeluarkan perusahaan sejatinya disertai pula dengan harapan agar produktivitas perusahaan terkait dapat meningkat.

Terkait dengan analisa sebelum dilakukannya pelatihan SDM, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Dimana analisa yang dimaksud tersebut terbagi menjadi tiga kriteria yaitu seperti yang tertera di bawah ini.
Task Analysis
Task analysis merupakan analisa pelatihan yang lebih menekankan pada jenis kebutuhan pelatihan bagi jenis posisi tertentu dalam sebuah perusahaan. Contohnya adalah analisa pelatihan untuk posisi manager dan sejenisnya.
Analisis semacam ini umumnya akan mengkaji secara detail seputar jenis kemampuan maupun kompetensi yang dibutuhkan dalam posisi terkait di perusahaan tersebut. Kompetensi dan tugas untuk sebuah posisi di perusahaan yang satu dengan perusahaan lainnya dengan jenis bidang yang sama belum tentu membutuhkan kriteria yang sama.
Dalam analisa pelatihan ini, fokus utama yang diperhatikan adalah tugas jabatan atau posisi bukan dari perseorangan maupun orang yang menjabat posisi terkait. Perusahaan yang menerapkan analisa ini akan dapat merumuskan sendiri jenis pelatihan apa yang sekiranya paling tepat diterapkan untuk posisi tersebut di perusahaannya.
Pelatihan yang telah dirancang sebaik mungkin sesuai data analisis kemudian distandarkan dan kemudian dipraktikkan kepada seluruh staff atau karyawan yang berada pada posisi yang bersangkutan.
Gambar Pelatihan 2
Organizational Analysis
Untuk analisa yang kedua ini diperuntukkan bagi perusahaan dalam rangka merespon perkembangan sekaligus persaingan dalam dunia bisnis yang saat ini semakin berkembang luas. Misalnya saja perusahan dari sektor ritel yang ingin membidik pasar lebih luas, dibutuhkan adanya kemampuan serta skill yang baru dalam bidang pasar yang ditujunya tersebut.
Mengacu pada kebutuhan tersebut di atas, maka lembaga pelatihan akan menyusun materi-materi pelatihan yang fungsinya memberikan bekal ke seluruh karyawan perusahaan tersebut mengenai pengetahuan dan skill yang berhubungan dengan pasar baru perusahaan terkait.
Person Analysis
Jika di atas telah dijelaskan bahwa task analisis yang ditujukkan guna meneliti kebutuhan pelatihan sebuah posisi tertentu, person analysis lebih mengacu pada orang yang menjabat posisi tersebut di sebuah perusahaan. Di dalam analisis ini, kompetensi dan kemampuan seorang karyawan menjadi aspek utama yang diteliti.
Hasil dari penelitian tersebut nantinya akan menunjukkan kekurangan dan kelebihan apa yang dimiliki oleh karyawan bersangkutan. Data ini juga yang kemudian dapat disusun menjadi sebuah materi pelatihan dan dapat digunakan untuk memperkuat kelebihan sekaligus memperbaiki sisi kelemahan dari karyawan terkait.
Selain itu, person analysis memiliki level yang ditetapkan oleh pihak perusahaan yang bersangkutan. Contohnya adalah posisi manajer, terdapat beberapa kompetensi khusus yang perlu dimiliki seperti misalnya skill komunikasi, kepemimpinan dan masih banyak lagi. Dalam hal ini seorang manajer yang akan dianalisis akan diberikan assessment khusus guna mengetahui level kemampuannya tersebut. Nilai atau poin yang rendah dari kemampuan manajer tersebut menandakan bahwa yang bersangkutan membutuhkan lebih dari analisa pelatihan SDM yakni tindakan pelatihan sesuai kompetensi yang dirasa masih belum cukup memenuhi syarat. Sehingga ke depannya yang bersangkutan dapat menjalankan tugas di posisi atau jabatannya dengan lebih baik.