PEMUDA 33 tahun Tidak Lulus SMP Sukses Berbisnis Penangkar Burung dengan Omset Milyaran Rupiah, Namun Miris Banyak Para Lulusan S1/S2 Tidak Berani Memulai Bisnis?

By Gustyana

Pebisnis BurungAgung Trisnawanto pemuda 33 tahun tidak lulus SMP ini adalah inspirasi kita semua , bahwa tidak selamanya pendidikan yang tinggi bisa mewujudkan bisnis dan bisa membuka banyak lapangan pekerjaan untuk banyak orang yang menganggur nah yang paling utama adalah bisa memberikan banyak manfaat kepada banyak orang guys (social impact), Bagi kamu yang Lulusan Perguruan Tinggi Terbaik dan memiliki akreditasi yang notabene WOW, ada yang lulusan dari Texas Amerika Serikat dengan Manajemen Bisnis Administrasi cumlaud lagi, tapi masih bekerja ngikut orang dan tidak bisa memberikan social impact kepada banyak lain, yuk kita simak kisah dari Mas Agung ini yang tinggal desa Pucung, Wukirsari, Imogiri, Bantul Yogyakarta guys, asal kamu tahu beliau ini adalah pelopor pemberdayaan bisnis penangkaran burung dan pakan burung di desanya.

Seseorang yang berpenampilan sederhana dan orang yang lugu banyak warga di sekitarnya rumahnya guys yang bisa menuai jutaan rupiah dari bisnis burung ocehan seperti cucok rowo, murai batu, love bird, puter, dan perkutut, dari jasa Mas agung inilah dari buah tangan dan pemikirannya beliau bisa menjadi pelopor bagi warga desanya bisa melakukan bisnis burung kicau dan pakan burung.

Bisnis burung yang beliau jalani sejak tahun 1998 dan oleh pria yang tidak lulus SMP ini sudah merasakan merantau mencoba kerasnya perantauan untuk menjajaki bisnis burung keliling, jualan burung yang beliau lakukan juga terus berpindah – pindah, beliau mengaku mulai kulakan burung dari Jogjakarta, Solo, Surabaya, Jakarta, dan kota lainnya. Dan Pada akhirnya karena semangat yang tidak pernah padam beliau pun merantau ke Bali, salah satu tempat berlabuhnya para perantau untuk membuktikan dan menaklukkan kerasnya dunia persilatan bisnis ya bro wkwkwkwkw.

Ia pun mulai mengumpulkan uang keping demi keping rupiah dia kumpulkan untuk membuka kios di gianyar, dan hampir satu tahun beliau berada di Bali untuk terus mengumpulkan modal dan bisnis burung, dan pakan miliknya terus berkembang, peminat dan pasar burung semakin bagus, hingga akhirnya dia bisa membuka lagi di Teges kangin, ubud dan hingga kini dia membuka kios lagi belah bangun dengan nama usahamya (UD) Maju Lancar.

Agung tak ingin berlama- lama di Bali. Begitu tiga kiosnya berjalan dan pengiriman bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan modern, dia kembali ke Imogiri. Dia ingin mempraktekkan hasil belajar menangkarkan burung dari Malang dan Solo.
Kini di rumah Agung, beragam jenis burung ditangkarkan dalam kandang-kandang buatan.
Adapula jenis cucak rowo yang sepasangnya bisa tembus Rp 25 juta dan murai batu yang bisa menembus angka jutaan rupiah. Bahkan, ada jenis lovebird yang bisa tembus Rp 1 juta per ekor.
Agung juga yang mempelopori sistem gaduh atau bagi hasil menangkarkan burung. Sistem ini diminati warga dengan modal saling percaya dan membangun usaha bersama.
Saat mengajari warganya menangkarkan burung, Ketua Wukirsari Bird Farm Indonesia ini tak pernah sedikitpun takut jika bisnisnya disaingi oleh warga lain.
Saat ini, sudah bisa memenuhi beragam permintaan dari wilayah Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan. Dengan banyaknya yang menangkarkan, maka justru membantu pemenuhan kebutuhan pasar,” ucap bapak berputra satu ini, Nah ini guys banyak para lulusan S1 ataupun S2 yang notabene lulusan dari perguruan tunggi yang bagus kenapa dia tidak segera membuka bisnis; kalao dari analisa saya bahwa:
1.Kebanyakan para lulusan universitas perguruan tinggi ingin bekerja di perusahaan yang bagus dan gaji yang besar sehingga kebanyakan dari mereka yang terjebak dalam comfort zone, tidak berani mengambil resiko bisnis.
2.Kebanyak lulusan S1 Universitas perguruan tinggi mereka hanya mengenal secara teori saja, sedangkan para pebisnis smart street mereka dibesarkan karena terbentuk dari kerasnya di kehidupan nyata sehingga bisa tau persis kondisi dilapangan.
3.Kebanyakan para lulusan universitas perguruan tinggi saat inipun mereka berparadigma instant, mereka pengen cepat lulus hanya mengejar IPK yang tinggi dan lulus langsung dapat kerja di perusahaan yang bonafid dengan gaji yang gede, tanpa melihat dari esensi dari kuliah bahwa mereka mencari ilmu diperkuliahan untuk nanti dapat dipraktekkan di dunia kerja/ataupun saat mereka nanti ingin memulai bisnis pun harus terus belajar dan menempa masalah dari kehidupan kerasnya bisnis yang nyata. Apalagi kebanyakan mahasiswa saat ini, banyak dari mereka yang menulis Skripsi ataupun Tesispun hanya tinggal copy paste sehingga terciptalah mental mereka yang tidak tahan uji guys, Instant itu tadi, upssss ini nyata ya guys.
4.Kondisi kurikulum pembelajaran di banyak universitas di indonesia yang sudah tidak relevan dengan perkembangan bisnis di Indonesia jadi sudah expired dan tidak relevan guys, dan hal ini justru seharusnya menjadikan mahasiswa/i di Indonesia harus terus belajar dan mengembangkan diri. Dan kebanyakan mahasiswa/i di Indonesia 90% persen di jejali oleh teori dan kurang banyak praktek dilapangan, sehingga sense of business mereka tidak terlatih melihat peluang bisnis dan beda dengan mereka yang besar dan terlatih dengan kehidupan enteprenuer nyata dilapangan guys sudah terbiasa kemampuannya untuk melihat peluang bisnis dan Smart street business biasanya orang yang kuat mental menghadapi kegagalan bisnis guys.
Itu guys 4 hal kenapa mahasiswa/i kebanyakan lulusan perguruan tinggi terbaik Di Indonesia tidak tahan mental untuk membuka bisnis sendiri, karena mereka hanya sekali mencoba bisnis gagal terus menyerah guys, ataupun banyak diantara mereka yang tidak memiliki sense of business iya itu karena mereka terlatih dengan hanya berdasarkan teori dan kurikulum yang sudah tidak relevan dengan kondisi di lapangan bisnis guys, so kalo mau bisnis itu harus memulai dengan langkah kecil guys, Baby step itu adalah hal yang fundamental, untuk dapat memulai bisnis kita dengan langkah kecil, selangkah demi selangkah namun kontinyu itu jauh lebih powerfull daripada kalau kita ingin memulai bisnis namun dengan harus banyak berfikir dan banyak pertimbangan dengan, dimulai dengan bisinis plan dahulu yuk nanti kalau dari hasil kajiannya sudah visibel baru ntu kita eksekusi wah kesuen guys orang lain ingin memulai bisnis saja sudah memulai dengan langkah pertama mereka dan berani mengambil resiko itu adalah mental yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis sob, so yuk kita belajar dari artiel ini semoga bisa menjadi inspirasi bagi teman – teman semua yang ingin memulai bisnis kecilnya, gak apa – apa guys sesuatu hal yang besar itu karena diawali oleh sebuah langkah yang kecil saat ini, Just Do it and take action, Tunggu artikel kami ya guys kita akan membahas mengenai mental para pebisnis yang sudah memakan asam garam dengan segudang pengalaman mereka yang dapat kita jadikan pembelajaran buat kita dan tentunya dari pengalaman itu menjadikan mereka sukses bukan hanya untuk dirinya tapi mereka juga memiliki manfaat untuk masyarakat disekitarnya, saya tidak henti – hentinya untuk selalu mengajak kepada para pembaca bahwa sukses yang sejati itu adalah seseorang yang dapat memberikan manfaat dan berguna untuk orang lain kalo hanya sukses menumpuk kekayaan untuk diri sendiri seperti para koruptor ya itu bukan sukses yang sejati ya sob hehe……., semoga artikel ini dapat menjadi inspirasi untuk kita semua, Salam Sukses Penuh Keberkahan.
Gustyana Indrasmitha, Konsultan advisor