Ingin Menjadi Negosiator Yang Handal? Ketahui Melalui Bagaimana Kemampuan Negosiasi Dalam Organisasi Yang Agile

By Gustyana

11421545885d67ad74fc19b6e8b4582-1780x390

Kehidupan sehari-hari Anda tidak akan pernah lepas dari suatu negosiasi. Negoisasi sendiri merupakan salah satu cara dalam berkomunikasi dengan orang lain. Tanpa Anda sadari, bisa saja Anda melakukan negosiasi dengan anak, pasangan, atau orang tua. Ada banyak cara dalam melakukan negosiasi. Tujuan dari negosiasi adalah untuk mendapatkan apa yang ingin Anda capai tanpa harus merugikan diri sendiri dan orang lain.

Definisi dari negosiasi adalah membicarakan atau merundingkan suatu kondisi. Bisa juga sebagai pembicaraan mengenai tawar menawar yang disepakati oleh pihak pertama dengan pihak lainnya. Banyak yang menganggap negosiasi hanya terjadi pada dunia bisnis saja. Padahal, jika Anda sadar, banyak hal yang sudah Anda lalui dengan melakukan negosiasi bersama teman-teman ataupun orang lain. Interaksi dari negosiasi tersebut adalah memberi dan menerima.

Bagaimana kemampuan negosiasi dalam organisasi yang agile? Kemampuan negosiasi sangat penting dibutuhkan, terutama pada sebuah organisasi. Kemampuan tersebut dapat membawa organisasi pada suatu perdamaian dan mencegah terjadinya konflik terhadap organisasi lainnya. Apalagi, jika organisasi yang Anda bawahi merupakan sebuah organisasi yang cukup tangkas dan besar untuk dikenali banyak orang. Kemampuan negosiasi ini pastinya sangatlah membantu.

Kemampuan seperti apa yang dibutuhkan dalam melakukan negosiasi pada suatu organisasi? Berikut ini hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai suatu tujuan dalam bernegosiasi di organisasi yang agile.

Memiliki Kemampuan Menganalisis Suatu Masalah Beserta Solusinya
Seorang negosiator haruslah orang yang pandai dalam berkomunikasi dan juga menganalisis suatu masalah. Dengan kemampuan tersebut Anda tidak memiliki celah untuk menyerah dalam bernegosiasi dengan beberapa pihak. Menganalisis masalah yang terjadi dengan sangat baik akan membuat Anda dapat memahami masalah dan dapat menemukan solusi dari permasalah tersebut. Solusi tersebut akan membawa keuntungan bagi pihak Anda dan juga orang lain.

Kemampuan tersebut akan membawa Anda sebagai salah satu negosiator yang sangat handal dalam organisasi yang agile. Satu point lainnya juga Anda mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak.

Memiliki Kemampuan Komunikasi Yang Baik
Kemampuan komunikasi yang baik dari komunikasi verbal maupun non verbal akan menjadi sebuah kunci penting dalam suatu negosiasi. Semua organisasi pastinya memilih seorang negosiator yang memiliki kemampuan komunikasi dengan sangat baik, efektif, jelas, dan mampu dimengerti dari berbagai pihak. Selain itu, pandai berkomunikasi juga membawa Anda dalam bersikap hati-hati dalam memilih kata-kata yang dapat menyakiti orang lain.

Negosiator yang pandai berkomunikasi pastinya tidak akan membawa negosiasi dengan kata-kata yang berbelit-belit. Jelas, ringkas, padat, dan menguntungkan banyak pihak merupakan kemampuan negosiasi yang paling dibutuhkan dalam sebuah organisasi yang agile.

Memiliki Persiapan Yang Matang
Untuk melakukan suatu negosiasi, seorang negosiator pastinya harus mempersiapkan segala sesuatu dengan sangat matang dan cermat. Mulailah proses negosiasi dengan memaparkan apa saja yang sudah Anda persiapkan. Pastinya, persiapan tersebut akan membawa Anda pada suatu kesepakatan yang saling menguntungkan. Hasil dari negosiasi ditentukan dari seberapa matang persiapan Anda.

Kemampuan dalam mempersiapkan segala sesuatu dengan sangat cermat, baik, dan matang sangat dibutuhkan untuk menyukseskan negosiasi antar organisasi.

Mampu Mengontrol Emosi Dengan Baik
Kontrol emosi dengan baik juga diperlukan untuk melakukan negosiasi. Jika Anda sebagai pihak negosiasi yang tidak dapat mengontrol emosi, bisa dipastikan negosiasi akan mendapatkan hasil yang buruk. Berkomunikasi dalam negosiasi memang membutuhkan kesabaran karena berjalan dengan cukup alot. Proses panjang dan tidak mudah memang terkadang membawa seorang negosiator cukup frustasi.

Akan tetapi, ada baiknya untuk bisa mengontrol emosi di dalam diri selama negosiasi terus berlangsung. Seringkali emosi yang dikeluarkan akan membuat orang mengucapkan hal-hal yang kemudian akan disesalinya. Oleh sebab itu, kendalikan emosi Anda dengan baik agar negosiasi berjalan dengan cukup lancar. Kemampuan orang yang dapat mengontrol emosi tersebut sangat sangat dihargai dalam sebuah organisasi agar bisa menjadi negosiator.

Mendengarkan Lawan Bicara
Negosiator yang baik juga harus memiliki kemampuan mendengarkan lawan bicara. Maksudnya, negosiator mampu memahami apa saja yang disampaikan oleh pihak lain mengenai suatu kesepakatan. Dengan mendengarkan apa saja yang dibicarakan, Anda bisa dengan cermat melakukan analisis dari hal tersebut dan memikirkan solusi apa yang paling tepat. Dengan begitu, kesepakatan bisa terjadi dengan lancar dan tanpa hambatan.

Selain itu, menjadi pendengar yang baik menjadi peluang untuk mempermudah negosiasi berikutnya. Anda bisa dengan mudah mendapatkan kepercayaan dari pihak negosiator lainnya karena menjadi negosiator yang mendengarkan lawan bicara dengan baik dan aktif.

Menunjukkan Suatu Komitmen
Komitmen artinya Anda memberikan suatu hubungan kerja sama dengan kepercayaan penuh. Semua organisasi yang ditawarkan pada sebuah komitmen pastinya akan menanggapi positif hal tersebut. Mampu menunjukkan dan membuktikan sebuah komitmen pada pihak lain merupakan kemampuan negosiasi yang sangat dibutuhkan. Dengan menunjukkan suatu komitmen itu artinya Anda sangat peduli dengan negosiasi yang dilakukan.

Negosiator tersebut artinya serius dalam melakukan negosiasi. Tunjukkan komitmen dalam bernegosiasi melalui kata-kata dan juga kontak mata yang menunjukkan Anda bersungguh-sungguh melakukannya. Kemampuan ini tidak cukup mudah dilakukan. Namun, Anda harus mempelajarinya terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil negosiasi yang sukses.

Semua kemampuan dalam bernegosiasi di suatu organisasi tidak akan langsung Anda kuasai begitu saja. Pengalaman dan pembelajaran akan membawa Anda menjadi seorang negosiator yang handal. Oleh karenanya, Anda harus mempelajari bagaimana kemampuan negosiasi dalam organisasi yang agile untuk dapat menyukseskan karir Anda.