Alangkah Baik Dengan Bersikap Diam itu emas, Berbicara Dengan Bahasa Yang Mutiara

By Gustyana

diam-lebih-baik-drpd-banyakbicara-menjadi-ghibah

Diam bisa menjadi titik fokus yang kuat untuk memahami diri kita sendiri, memahami orang lain, untuk mengembangkan pemahaman yang lebih baik antara satu sama lain dan hasil yang lebih produktif dan itu bisa diterapkan di bisnis, politik, pendidikan, hukum, pengobatan, semua aspek kehidupan manusia”, biasa kita baca di The subtle power of uncomfortable silence di laman BBC Capital. Baik dalam dunia bisnis maupun kehidupan sehari-hari, diam memiliki kekuatannya sendiri.

Saat Anda berada dalam rapat misalnya, coba tunggu sampai percakapan berhenti dan hitung berapa lama itu terjadi. Kemungkinan besar sekitar 3 – 4 detik saja — terutama dikalangan orang yang berbahasa Inggris — momen jeda itu mungkin hanya bertahan paling lama satu atau dua detik.

Kalau kita tidak ingin menyakiti hati banyak orang yuk coba lebih baik diam, dan berbicara dengan mengeluarkan kata – kata yang indah. Lidah adalah sesuatu yang sangat tajam dan berbahaya. Banyak pepatah yang mengatakan bahwa lidahmu adalah harimaumu. Karena dengan lidah kita bisa menyakiti orang, dengan lidah kita mudah mendapatkan musuh dan dengan lidah juga kita bisa dibilang sebagai pembohong. Perkataan yang baik dan mengajak kebaikan akan senantiasa menjadikan kita orang yang baik dan memiliki budi pekerti yang luhur, namun jika sebaliknya perkataan yang menyakiti hati orang lain dan mengajak kepada keburukan maka akan mendapatkan celaka untuk diri kita sendiri.
Pentingnya menjaga lisan kita, tentu akan memberikan manfaat untuk kita sendiri dan orang lain, beberapa hal penting yang wajib kita jaga untuk memperhatikan ucapan lisan kita adalah ;

1. Coba pikirkan dahulu sebelum kita berbicara
Sebelum Anda mengeluarkan perkataan dari lisan Anda, coba Anda pikirkan betul manfaat dan mudharatnya. Kalau kita menyampaikan perkataan yang seperti ini apakah kita akan mendapatkan manfaat atau justru kita hanya akan mendapatkan hal yang sia – sia terlebih menyakitkan lawan bicara kita.

2. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara
Ada saatnya kita diam dan berbicara, saat orang lain berbicara yuk kita diam sejenak, yah mungkin hanya sekitar 5 – 10 Menit toh itu tidak merugikan Anda, kalau Anda menghargai lawan bicara dengan tidak memotong pembicaraan lawan bicara kita itu juga sama saja dengan menghargai diri kita kok.

3. Saat Anda ingin berbicara, biasakan lakukan konsep sederhana dengan mencatat poin – poin penting yang akan Anda sampaikan
Biasakan untuk melakukan konsep sederhana, merangkai kata – kata yang dapat dengan mudah dicerna oleh orang lain/lawan bicara kita, sehingga poin – poin penting ketika akan berbicara akan lebih bisa diterima oleh lawan bicara kita.

4. Lakukan feedback/mengulang kembali poin penting dari pembicaraan Anda
Setelah Anda melakukan pembicaraan dengan suatu topik tertentu, untuk menyamakan frekuensi pemahaman kita dengan lawan bicara, alangkah baiknya apabila kita memberikan feedback kembali mengulang kembali poin – poin bahasan yang sudah kita bicarakan.

5. Pilihlah bahasa yang indah, sebelum Anda berbicara dengan orang lain
Sebaiknya Anda memilah – milah tutur bahasa yang indah nan bijaksana, sebelum ungkapan kata kita sudah terlontar, dengan berfikir panjang sebelum mengutarakan pembiacaraan adalah sebuah cara orang yang bijak. karena ada pepatah dan banyak contoh dari public figure kita ” dimana seseorang akan terlihat bijaksana dari kata – kata, dan dari lidahnya juga seseorang akan terjerumus kepada kehancuran karena lisannya”.
Demikian 5 hal yang sangat penting untuk kita perhatikan untuk menjaga lisan kita, karena lisan kita sangat berbahaya apabila tidak kita gunakan sebagaimana mestinya;
1. Coba pikirkan dahulu sebelum kita berbicara
2. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.
3, Saat Anda ingin berbicara, biasakan untuk membuat konsep sederhana dengan poin – poin penting yang akan Anda sampaikan.
4.Bisakan lakukan feedbac/mengulang kembali poin penting dari pembicaraan Anda.
5. Pilihlah bahasa yang indah, sebelum Anda berbicara dengan orang lain.