Bagaimana Pengelolaan Isu Strategis Tentang Pengelolaan Big Data Analitik Dalam Sebuah Organisasi Bisnis

By Gustyana

banner_bigdata

Big data berangkat dari kebutuhan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan bisnis yang bersifat khusus, seperti “Apa yang sebenarnya pelanggan pikirkan mengenai produk dan brand yang perusahaan hasilkan?, Apakah mereka berpendapat positif atau negatif mengenai produk dan brand tersebut?”, “Bagaimana perusahaan dapat meningkatkan sales intelligence?”.

Big data analytics platform yang tepat dapat mendukung kebutuhan perusahaan dalam meningkatkan penjualan (sales), meningkatkan efisiensi proses bisnis yang tepat untuk kebutuhan pelanngan dan memperbaiki operasional perusahaan (improvement yang tepat dapat meningkatkan produktifitas proses bisnis perusahaan), dan sebuah bentuk pelayanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan disamping itu perusahaan juga dapat meningkatkan kemampuan menangani risiko – risiko bisnis sehingga dalam dilakukan mitigasi risiko yang tepat. Jadi dapat dikatakan bahwa, Big data analytics membantu untuk mengidentifikasi data yang paling penting untuk keputusan bisnis saat ini dan masa datang.

Salah satu contoh kegunaan big data pada bisnis adalah dalam menentukan pengambilan keputusan para eksekutif leader bisnis dalam mengetahui siapa pelanggannya dengan lebih baik. Sudah menjadi keharusan memang, sebuah perusahaan tentunya ingin mengetahui siapa yang membeli produknya dan digunakan untuk apa produk tersebut digunakan di pasar (market)

Di era digital marketing 4.0 ini, ada beberapa kegunaan big data untuk bisnis yang bisa diaplikasikan:
1. Kenali pelanggan dengan lebih baik. Big data bisa membantu perusahaan mengerti pilihan pelanggannya secara lebih baik serta untuk memutuskan produk mana yang membutuhkan improvisasi.

2. Membuat strategi marketing yang efektif. Perusahaan dapat menggunakan big data untuk membuat keputusan marketing yang lebih baik. Seperti yang dilakukan Paques, Big Data analitik tool hasil kreasi i-811 Indonesia. Sebagai contoh, jika data performa perusahaan dipantau secara periodic menggunakan Paques, informasi ini dapat menjadi insight untuk membuat strategi konten perusahaan.

3. Memaksimalkan media sosial. Big data dapat digunakan untuk mengidentifikasi jika ada yang menyebut nama produk atau perusahaan di internet, khususnya media sosial. Paques sebagai salah satu frontliner big data analitik di Indonesia memiliki fitur ini. Paques dapat menemukan apapun yang ditulis pelanggan di media sosialnya, baik tentang pengalaman positif maupun komplain, lalu menganalisa data tak terstruktur tersebut untuk mencari informasi berharga yang dapat digunakan perusahaan dalam membuat keputusan bisnis di masa depan.

Banyaknya tantangan dalam menggunakan big data analitik ini, sebuah tantangan tersendiri dalam sebuah pengelolaan data, karena struktur data yang ribuan jumlahnya harus diolah seseuai dengan kebutuhan perusahaan, karena karakter model bisnis juga sangat menentukan informasi data analitik yang dibutuhkan sehingga optimalisasi data yang di proses dapat menjawab kebutuhan pelanggan, apabila proses bisnis dapat sesuai dengan harapan pelanggan, pelayanan maksimal sesuai dengan keinginan pelanggan, maka pundi – pundi emas akan datang dengan sendirinya, adapun tantangan pertama dalam mengembangkan big data analytics adalah Bagaimana memecah data untuk dapat memungkinkan mengakses semua data organisasi yang disimpan di tempat penyimpanan yang berbeda dan bahkan juga disimpan pada sistem yang berbeda. Tantangan besar kedua adalah Membuat platform yang dapat manarik unstructured data semudah menarik structured data. Jadi bisa kita bilang bahwa, tantangan utama dalam menangani big data adalah beban kerjanya yang besar dalam melakukan pengolahan keragaman dan volume data, kompleksitas beban kerja analitis dan beban kerja pengolahan ini sangat besar karena harus mengelola struktur data yang sangat kompleks.

Dengan memperhatikan tantangan pengelolaan big data diatas, maka kita bisa melihat benefit dari analisis big data apabila kita i bandingkan dengan analisis konvensional adalah kecepatan dan efisiensi. Sebelum aplikasi analisis big data muncul, bisnis akan mengumpulkan data ke dalam data warehouse dari database enterprise seperti Oracle, DB2, MS SQL Server, kemudian melakukan analisis untuk membantu pengambilan keputusan yang bermanfaat untuk masa depan bisnis perusahaan.

Big data ini layanan ini dilengkapi data blending, identifikasi data, berikut perangkat analisa versi advance dan prediktif, yang dapat membantu organisasi mengakses semua data, yang dimilikinya.seperti memprediksi tren di masa depan, mengidentifikasi peluang untuk mendapatkan konsumen dan penjualan baru, mengeksplorasi skenario what if, dan mengurangi risiko terjadinya penipuan dan risiko bisnis lainnya.

Berikut adalah definisi dari big data merupakan istilah untuk menggambarkan data set yang besar baik terstruktur, semi struktur maupun data yang tidak terstruktur, adalah sebagai berikut:
1. Volume berarti data set yang disimpan dalam jumlah yang besar.
2. Velocity berarti ada kebutuhan mengakses data set besar tersebut dengan cepat.
3. Variety berarti format data yang semakin bervariasi saat ini.

Maka dapat kita simpulkan, ada tiga jenis format data :
1. Structured data seperti relational data base (RDB/MS)
2. Semi Structured data seperti XML,JSON
3. Unstructured data seperti Dokumen, metadata, video, gambar, audio, file teks, ebooks, email message, social media, jurnal dll

Semua data diatas kita dapat lakukan analisa dengan data yang memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi adalah sebuah proses meneliti data untuk mengetahui pola – pola data yang tersembunyi, sehingga antara korelasi data yang belum diketahui dapat mengungkap data sesuai dengan kebutuhan bisnis, dan kita dapat melakukan pengolahan informasi berguna lainnya.

Ada sebuah kajian riset dari Tom Davenport seorang peneliti data analitik President’s Distinguished Professor in Information Technology and Management at Babson College, Director of Research at the International Institute for Analytics, and a Senior Advisor to Deloitte Analytics , menemukan manfaat penting dari big data analitik sebagai berikut :

1. Penghematan biaya, teknologi analisis big data seperti hadoop dan analisis berbasis cloud membawa pengurangan biaya yang signifikan dalam hal penyimpanan data set dalam jumlah besar, selain mereka dapat mengidentifikasi cara-cara yang lebih efisien dalam melakukan bisnis.

2. Lebih cepat dan baik dalam pengambilan keputusan, dengan kecepatan teknologi big data seperti Hadoop dalam melakukan analisis dengan dikombinasikan dengan kemampuan untuk menganalisis berbagai macam sumber data baru, membuat bisnis mampu menganalisis informasi dengan cepat dan membuat keputusan berdasarkan hasil analisis tersebut.

3. Melahirkan produk dan pelayanan baru, dengan kemampuan mengukur kebutuhan dan kepuasan pelanggan dan mendatangkan keunggulan dari bisnis untuk menciptakan produk dan layanan baru yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari pelanggan.

Berikut ini beberapa contoh Aplikasi yang ditawarkan oleh perusahaan/vendor dalam hal analisis terhadap Big Data :
1. IBM Big data Analytics
2. HP Big Data
3. SAP Big Data Analytics
4. Microsoft Big Data Analytics
5. Oracle Big Data Analytics
6. Talend Open Studio
7. Teradata Big Data Analytics
8. SAS Big Data Analytics
9. Dell Big Data Analytics,
10. Pentaho Big Data Analytics
11. Amazon Web Service
12. Google Big Query
13. Pivotal Big Data
14. Cloudera Enterprise Big Data
15. Hortonworks Data Platform

Platform Big Data diatas, dibawah ini ada beberapa contoh kasus dalam penggunaan dan penerapan beberapa analisis big data ini, antara lain:
1. Lembaga keuangan dapat menggunakan analisis big data agar cepat mengidentifikasi potensi penipuan sebelum menjadi besarnya efeknya, sehingga meminimalkan risiko kerugian secara finansial.

2. Pemerintahan dapat manfaatkan analisis big data untuk meningkatkan keamanan negara dengan mampu mendeteksi, mencegah, dan melawan serangan cyber.

3. Industri kesehatan dapat menggunakan analisis terhadap big data untuk meningkatkan layanan perawatan pasien, dan menemukan cara yang lebih baik untuk mengoptimalkan jaringan nirkabel baik yang baru maupun yang sudah ada

4. Marketing dapat menggunakan big data untuk melakukan analisis sentimen untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan yang dipasarkan.
5. Perusahaan telekomunikasi dapat memanfaatkan analisis big data untuk mencegah churn pelanggan, dan juga merencanakan cara terbaik untuk mengoptimalkan jaringan nirkabel baik yang baru maupun yang sudah ada

6. Perusahaan asuransi dapat menggunakan analisis big data untuk mengkategorisasikan pengajuan asuransi yang dapat segera diproses, dan mana yang perlu divalidasi dengan dilakukan kunjungan oleh agen asuransi.

7. Perusahaan ritel dapat menggunakan informasi dari social media seperti facebook, twitter, google, yang disimpan dengan teknologi big data, yang selanjutnya digunakan untuk menganalisis bagaimana perilaku, persepsi pelanggan terhadap suatu produk atau brand dari perusahaan.

Dan berikut ini adalah beberapa jenis metode atau teknik dalam melakukan analisis big data :
1. Analisis Teks, merupakan proses menganalisis data teks (unstructured-data) seperti blog, email, forum, tweet, forum dan bentuk lainnya.
2. Data Mining, merupakan suatu proses menemukan hubungan yang berarti, pola, dan kecenderungan dari sekumpulan besar data dengan menggunakan teknik pengenalan pola seperti statisik dan matematika
3. Machine Learning
4. Analisis Prediksi (Predictive Analytics)
5. Analisis Statistik
6. NLP (Natural Language Processing)

Demikian penjelasan singkat mengenai kebermanfaatan Big Data dalam penggunaan di Organisasi, beberapa contoh dari penggunaan dari Analisis Big Data, dan tantangan penerapan Big Data itu sendiri, semoga dapat memberikan gambaran kepada pembaca yang budiman, karena banyak isu strategis dari penggunaan Big Data ini, sebenarnya isu Big Data analitik ini sudah lama ada, namun pengelolaan dan pengolahan Big Data ini di banyak praktis organisasi masih dikelola secara konvensional, dan saat ini sangat penting tentang penggunaan Big Data ini dalam pengambilan keputusan untuk para eksekutif leader business.