Cara Memelihara Postif Mindset Agar Tidak Nyungsep Ditengah Cobaan Dan Terpaan Halangan

By Gustyana

health-benefits-of-positive-thinking

Banyak orang yang bekerja mengejar mimpinya, dan tujuan seseorang meniti karir ada berbagai seribu alasan di belakangnya, ada banyak cerita menarik. Kalau kita membahas tentang perjalanan karir setiap orang, selalu ada cerita haru, rasa bahagia, bangga ataupun perasaan campur aduk seseorang dalam meraih tujuan dari karirnya. Pada pembahasan kali ini kita akan membedah satu persatu tentang bagaimana seseorang menjaga, & mempertahankan positif mindset kita.

karir akan terasa menggelora dalam perjalanan pencapaiannya apabila kita memiliki tujuan yang jelas akan seperti apa kita ke depannya, dan tahu tahapan apa saja yang akan kita lalui, sehingga kita akan tahu resiko apa saja yang akan kita hadapi dalan perjalanan menggapai impian sejati kita. Ada banyak faktor yang mempengaruhi seseorang dalam menjaga semangat dalam positive mindset ini, dengan keadaan lingkungan yang tidak mendukung, banyaknya destruktif informasi yang tidak dapat kita bendung karena setiap hari hampir, melihat dan mendengar banyak berita negatif di lingkungan sosial kita, banyak sekali kejadian menghujat di twitter, di Facebook, atau sosial media lain.

Ditengah hujatan dan berita negatif inilah willpower atau daya juang kita untuk berpikir positif dalam mencapai tujuan kita seringkali nyungsep dengan adanya berita – berita tersebut, dan akhirnya kita selalu kita mengkambing hitamkan keadaan dan orang lain dalam kegagalan hidup kita.

Dan lucunya ini sobat sekalian, puluhan studi membuktikan bahwa apabila kita ingin sukses, maka kita harus menyenangi apa yang kita lakoni, istilahnya adalah love what you do, do what you love…tidak menunggu kita jatuh cinta pada sebuah profesi yang kita lakoni, pertanyaan pasti akan menampik pada pikiran Anda sekalian, gimana caranya mencintai apa yang kita kerjakan, sedangkan saya saja menjalani profesi yang tidak sesuai dengan minat, jurusan pada waktu kita kuliah, or whatever you say..ya, whatever you reason…he..he..he..inti jawabannya sebenarnya adalah Anda tahu alasan mengapa Anda bekerja saat ini, dan apabila belum sesuai dengan berbagai alasan Anda tidak menyukai dengan profesi Anda, batasi waktu Anda sampai kapan Anda melakukan, dan perjuangkan untuk mencari profesi yang sangat Anda sukai dan cintai.

Beragam studi empirik yang telah dilakukan secara masif, mengkonfirmasi : insan yang selalu bisa memelihara “positive feeling” dalam sekujur raganya, terbukti akan lebih kreatif, lebih produktif, lebih memiliki ketangguhan mental, dan karenanya bisa meraih sukes hidup yang ingin diraihnya.

Sangat powerfulnya penemuan tentang positif mindset ini sehingga perlunya kita membahas bagaimana positif mindset ini akan meningkatkan kinerja seseorang, dan kalau kita bisa sampaikan pada banyak orang perlunya menjaga positif mindset dalam meraih tujuan hidup kita. Adapun dimensi – dimensi dalam menjaga positif mindset adalah:

a. Keriangan dalam hidup tentu akan membuat Anda akan semakin riang dan orang disekitar Anda, akan merasakan betapa Anda sosok orang yang ramah dan berenergi, sehingga orang akan terasa nyaman untuk dekat dan bergaul secara positif dengan Anda.

b. Rasa syukur adalah rasa terimakasih yang terus mengalir kepada Sang Pencipta. Dengan sepenuh rasa kepasrahan dan terima kasih tiada terhingga kepada-NYA. Coba ketika Anda bangun tidur, kita bersyukur pada pagi hari setelah kita melaksanakan solat, ataupun bagi Anda yang non Muslim untuk berdoa sejenak kepada tuhan bahwa kita masih diberikan rejeki melalui pekerjaan yang diberikan oleh tuhan, keluarga kita yang sehat dan baik – baik saja, Anak- anak kita yang baik, dan lain sebagainya, janganlah terus kita melihat selalu keatas, rasa syukur dan terimakasih kita kepada tuhan akan membawa kita pada menjalani kehidupan ini akan selalu berterimakasih pada keberhasilan yang kita raih.

c. Serenity. Ini adalah sejenis rasa teduh dan damai yang bersemayam dalam hatimu. Rasa ketenangan jiwa akan sangat ditentukan dari seberapa Anda dekat dengan sang pencipta sehingga Anda tau apa tujuan Anda berada di hidup ini, sehingga Anda memberikan rasa nyaman dan manfaat pada orang – orang yang ada di sekitar Anda

d. Ketertarikan pada bidang kerja tertentu, tentang apa minat atau hobi-mu. Tentang apa saja yang menarik perhatianmu. Makin tinggi kesempatan dirimu untuk mengekspresikan apa yang menjadi minatmu, makin bagus. Bekerja misalnya. Karena ini adalah aktivitas yang paling banyak menyita waktu kita di saat tidak tidur, maka akan jauh lebih indah saat kita bisa bekerja dalam bidang yang kita minati.

e. Harapan, haruslah terus dipelihara, dengan berbagai pencapaian kecil yang kita rencanakan, kita lakukan, kita evaluasi, dan kita berdoa atas ikhtiar kita, wajib kita pupuk harapan ini, dengan terus konsisten mambawa harapan ini dengan sedikit keberhasilan kecil yang kita raih insyaallah pencapaian besar akan kita dapatkan.

f. Berbanggalah yang secukupnya atas keberhasilan kecil yang kita raih, rasa bangga yang berlebihan dengan keberhasilan Anda, akan membuat Anda terlena, karena pujian manusia akan banyak berdatangan ke Anda, ingatlah pujian hanyalah diujung lidah manusia, sedangkan selalu bermawas diri akan membuat diri Anda akan semakin Kokoh dengan pendirian, keyakinan, self esteem,dan kesederhanaan martabat Anda akan semakin baik

g. Jadilah pribadi yang jenaka, tertawa dan bercanda akan membuat Anda awet bunda, studi membuktikan seseorang yang suka dengan canda tawa akan lebih awet muda dan usia hidup mereka akan jauh lebih panjang karena mereka pribadi yang easy going, dan saya rasapun orang seperti ini akan jauh dari kehidupan stress, jadi kapan terakhir Anda tertawa? Ingat ya guys tertawa itu sehat.

h. Cobalah Anda mencari sumber inspirasi dalam kehidupan Anda, setiap hari Anda menjalani kehidupan, untuk menumbuhkan semangat dan greget hidup Anda, cobalah Anda mencari inspirasi, bisa dari orangtua Anda yang ternyata orangtua Anda sukses membesarkan Anak – anaknya dalam menumbuhkan karakter pada Anak, atau bisa Anda menemukan inspirasi Anda dari membaca buku, website,atau sosial media sosial tentang publik figur tertentu, dimana mereka memberikan kontribusi positif dan manfaat pada orang disekitarnya. Semangat menemukan sumber inspirasi dan role model Anda.

i.Coba Anda renungkan rasa ketakjuban dan keterpanaan Anda pada sang khalik,dari mulai hal kecil di dalam metabolisme Anda contohnya, bayangkan kalo apa yang Anda makan, Tuhan bisa menguraikan dalam sistem metabolisme Anda mana yang menjadi nutrisi dalam tubuh dan mana yang terurai menjadi sampah, itu adalah hal kecil yang mungkin kita suka lupa untuk memberikan rasa syukur pada diri kita pada Tuhan memberikan penciptaannya yang luar biasa.

j.Sesekali saya suka menyendiri ke Alam bebas, dengan tujuan untuk melihat keindahan penciptaan Allah SWT, saya kagum akan hijaunya rerumputan, atau udara segar yang kita hirup, dan membuat saya berkontemplasi dalam diri saya dengan Alam, sebenarnya fitrah apa saya diciptakan oleh tuhan,dan sudahkah saya bermanfaat untuk banyak sesama dan Alam ini.

k. Dimensi terakhir dalam menjaga positif mindset kita adalah tentang cinta, orang yang penuh kasih sayang pada sesama dan alam semesta. Rasa cinta pada pasangan hidup, pada kedua orang tua, adik dan kakak atau anak-anak kita yang masih kecil. Rasa cinta yang terus bersemi dan mengalir. Karena rasa cinta akan membuat Anda terus bahagia dengan orang – orang yang Anda sayangi.

Dan bahasan selanjutnya adalah bagaimana kita membahas tentang faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi, dari faktor menjaga positive mindset ini:

1. Faktor Diri Sendiri (Self Factor)
Pada faktor diri sendiri ini dapat kita bedakan mengenai faktor kompetensi seseorang dan faktor Self Will Power, ketika akan ingin mencapai sebuah impian kita capai akan sangat banyak yang ditentukam pengaruhnya, kita harus mengetahui peta kompetensi kita, kalau kita membahas mengenai kompetemsi ini adalah senjata untuk digunakan dalam mencapai tujuan dari yang kita impikan, kompetensi (kekuatan diri) ini dalam banyak ranah menyebutkan kalau kita mengembangkan diri dari sisi kelemahan /kekurangan kita, maka akan sangat memakan waktu yang lama dan cukup banyak menghabiskan sumber daya, oleh sebab itu untuk menutupi kekurangan kita maka sebaiknya kita harus mengetahui apa sih strenghts (kekuatan) kita. Maka akan secara otomatis dengan kita akan terus mengasah kekuatan kita maka kelebihan kita akan menutupi area kekurangan kita, dan berbicara faktor kedua yang ada dalam diri kita yaitu willpower ini.

Okay kita membahas mengenai pengertiannya terlebuh dahulu , apakah itu Willpower?, jadi kalo bisa kita artikan bahwa, daya ungkit untuk senantiasa istiqomah dalam mewujudkan impian kita, inilah yang disebut dengan willpower, dan celakanya lagi sobat sekalian, daya cadang willpower dalam diri kita akan habis, apabila kiita merasa pesimis akan masa depan, dan ini diakibatkan dari pengaruh berita negatif dari pemberitaan tentang keadaan sosial ekonomi yang tidak baik dalam mendukung bisnis misalnya saja kalau kita seorang pebisnis. Atau bisa kita berteman dengan seorang teman yang selalu menghujat dan menyalahkan keadaaan sehingga dia tidak kunjung datang kesuksesan yang dia impikan, sebaiknya Anda cari dech teman lain atau komunitas yang memberikan positif mindset yang terus didengungkan dengan semangat yang tidak pernah padam, dan dalam kondisi apapun.

2. Faktor berikutnya adalah Social Factor,
Pada faktor ini tentunya sangat menentukan keberhasilan Anda adalah bagaimana Anda mendapatkan orang – orang /komunitas di sekitar Anda yang dapat membawa Anda pada positif mindset, selalu bersemangat tentang menghadapi masa depan, dan setiap aktifitas kegiatannya pun selalu mengarah tujuan hidup yang lebih produktif. Maka carilah komunitas yang dapat mendukung tujuan karir/hidup Anda baik dari Karir, kehidupan keluarga, dan spiritual Anda. Karena ada pepatah yang mengatakan bahwa apabila Anda ingin menjadi pengusaha, berkumpulah dengan orang – orang pengusaha, kalau Anda ingin menjadi pedagang, maka Anda berkumpul dengan orang – orang yang ahli berdagang, demikianlah pepatah yang sebagian besar dipercaya oleh masyarakat kita pada umumnya.

Dan untuk mempercepat tujuan Anda, misal saja kalau Anda ingin menjadi seseorang yang ahli menulis blog, maka Anda bisa mencari mentor yang ahli di bidang copywriting pada komunitas blogger, Kalo Anda ingin ahli pada bidang Perbengkelan Mobil misalnya saja, maka Anda dapat mencari komunitas mobil yang sesuai dengan merk mobil Anda, dan Anda dapat cari tahu orang yang menguasai sekuk beluk mesin, kaki – kai mobil, dan segala hal tentang monbil tersebut, untuk itu agar mempercepat proses belajar Anda, sesuai dengan tujuan maka Anda haruslah mencari mentor/coach yang ahli dibidangnya.

3. Faktor yang terakhir adalah System Factor
Pada faktor sistem ini, Ada hal yang harus kita cermati bahwa seseorang yang menjaga positif mindset juga dipengaruhi oleh faktor sistem, sistem ini memiliki keterikatannya dengan sistem yang dapat memberikan pengaruh cukup signifikan dalam kehidupan seseorang, coba praktekkan kalau Anda berhasil menjaga semangat positif mindset ini, Anda memberikan reward pada diri sendiri, misal saja kalau saya berhasil membuat artikel dan melakukan update pada blog saya, maka saya memberikan reward pada diri saya berupa makan Marugame Udon kesukaan saya, iya inilah sebuah bentuk penghargaan kecil kepada diri kita bahwa kita telah berhasil mencapai pencapaian kecil iya karena kita berhasil memenangkan rasa malas pada diri kita untuk mendisiplinkan pada diri saya untuk menulis dalam sehari minimal saja 30 menit (ini salah satu contoh saja ya guys)

Selain itu pada sistem faktor ini ada unsur pemberian masukan untuk dapat melihat progress keberhasilan kita dalam menjalankan apa yang menjadi keinginan kita untuk mencapai tujuan tertentu, sebut saja dalam hal ini adalah faktor kritik, saran, atau masukan yang tentunya akan membangun kualitas diri kita dalam mencapai tujuan hidup kita. Selain dua hal tadi mengenai pemberian masukan untuk progress kita, yang tidak kalah pentingnya adalah seseorang yang memberikan masukan kepada kita adalah sebaiknya orang yang terdekat dengan kita secara jujur dan tulus, sehingga konteks/isi dari bahan masukan penilaian tersebut betul – betul objektif kalau masih jelek ya di bilang apa adanya saja, karena demi perbaikan ke depan yang lebih baik lagi.

Demikian sahabat kita harus senantiasa menjaga 10 Dimensi yang harus kita jaga dalam mempertahankan positive mindset kita:

1. Dimensi riang dan bahagia
2. Dimensi rasa syukur
3. Dimensi rasa damai
4. Dimensi ketertarikan / minat
5. Dimensi harapan kehidupan
6. Dimensi rasa bangga
7. Dimensi rasa humor/suka bercanda
8. Dimensi inspirasi
9. Dimensi Keterpanaan
10. Dimensi Rasa Cinta

dan faktor kunci dalam mempertahankan wilpower (daya juang kita) dalam mewujudkan positif mindset untuk merengguh kebahagiaan adalah:
1. Faktor diri sendiri ( yang terdiri dari elemen dari self willpower dan kompetensi)
2. Faktor Sosial ( friends circles dan coach/mentor)
3. System Factor ( Reward, feedback from progress, dan content)

Kenanglah selalu 10 dimensi dan faktor ini dalam perjalanan hidup kita. Demi masa depan hidup yang lebih damai, bahagia dan menentramkan.