Bagaimana Kiat – Kiat Meraih Karir Impian Anda Yang Gemilang

By Gustyana
www.geodun.com

www.geodun.com

Bagi sebagian besar orang, meniti karir sebagai pekerja profesional hingga ke puncak tangga prestasi merupakan sebuah impian yang layak dirawat dengan penuh kesetiaan. Sebab disana terbentang sebuah janji kemakmuran finansial yang layak dikejar. Sebab disana terbentang pula sebuah impian kehidupan yang mapan and a dream to build a happy family. Namun tentu saja, pendakian menuju tangga karir yang makin menjulang bukan sebuah proses yang mudah. Sebagian orang mungkin bisa menembus jalan yang berliku itu, dan tiba pada destinasi karir yang diharapkan. Sebagian yang lain mungkin stuck on the middle of nowhere. Kita tidak tahu apakah Anda akan masuk kategori yang pertama, atau nyungsep pada golongan yang kedua.

Kemudian jenjang pendidikan yang kita lewati apakah akan mempengaruhi kepada karir kita, karena secara realitas sih di negara kita yang diandalkan kalau ingin berkarir di dunia profesional adalah tetap dengan menggunakan ijazah dari pendidikan yang Anda miliki, entah nanti suatu saat dunia ini akan mengakui bahwa jenjang karir profesional dalam dunia kerja bisa dilalui hanya dengan melewati tangga jalur profesionalisme kerja di sebuah perusahaan tanpa melihat jenjang pendidikan karena ternyata isu saat ini Perguruan Tinggi ternyata tidak bisa mempersiapkan kebutuhan tenaga kerja yang siap dengan kondisi lapangan pekerjaan, Ditambah era digital saat ini banyak pengetahuan, skill dan knowledge yang bisa dipelajari di Internet sehingga semua orang akan dengan mudah mempelajari sebuah skills tertentu, bisa dimungkinkan saja tidak perlu merekrut tenaga profesional yang memiliki latar belakang pendidikan S1 namun tidak siap kerja, lebih baik merekrut tenaga profesional dengan fresh graduate yang memiliki latar belakang pendidikan SMA/SMK yang masih bisa dibentuk baik dari skills, knowledge, dan karakter oleh perusahaan.

Perlunya memiliki rencana jalur karir untuk diri Anda sangatlah penting, jangan sampai Anda stagnan atau Anda hanya berjalan tanpa tujuan karir yang jelas. Lantas rencana karir apa yang harus kita tempuh ;
 Pertanyaan yang lebih fundamental mungkin adalah seperti ini : lalu kira-kira jalan karir semacam apa yang layak ditempuh, dan pada fase usia berapa saja career path itu harus dilalui?, dan atau pertanyaan kedua adalah;
Dari sejumlah studi mengenai career path (jalur karir) kita bisa membayangkan pergerakan karir seperti berikut ini?

• Usia 22 – 25 tahun. Entry Level : staf, pelaksana, atau management trainee.
yang baru saja mendapat gelar Sarjana S-1 bisa masuk menjadi karyawan untuk posisi entry level; misal sebagai staf, officer atau masuk dalam program management trainee/management development program.
• Usia 26 – 29 tahun . First line leader : supervisor/asisten manajer.
Disini kita sudah mulai diuji kecakapan leadership-nya.
• Usia 29 – 35 tahun. Middle Management : Manajer.
Kalau dalam rentang usia ini kita masih belum juga menjadi manajer, mungkin saatnya kita harus melakukan self exploration : dan kemudian merajut action plan apa yang harus segera dijalankan.
• Usia 36 – 42 tahun. Senior Management : General Manager/VP/Senior Manager
Inilah fase usia menuju puncak kematangan; dan tentu saja limpahan fasilitas benefit dan gaji yang besar dari perusahaan.
• Usia 42 tahun dan seterusnya. Top Management : Direktur/Managing Director/C-Level. Dalam usia 40-an tahun, mestinya kita sudah bisa menjadi direktur.

BAGAIMANA MENCAPAI CARA YANG GEMILANG
Ada berbagai cara untuk menempuh jalur karir seperti diatas, ada yang menempuh dengan cara yang baik, ada yang menempuh dengan cara yang sikut sana dan sikut sini sehingga ada banyak hal yang dikorbankan, dan ada pula yang dia berusaha melakukan terbaik untuk setiap pekerjaan, melakukannya dengan sangat istimewa sehingga hasil pekerjaan pun terasa sangat berkualitas, semua cara – cara tersebut sah – sah saja, berikut di bawah ini kiat – kiat yang patuh kita perhatikan dalam melewati perjalanan jenjang karir kita :
• Yang pertama, jalan karir kita akan relatif lebih menjulang kalau kita bergabung pada perusahaan besar dengan skala region yang luas (kalau bisa skala global).
• Catatan kedua, peta karir diatas akan mudah terjadi pada perusahaan dengan kebijakan karir yang progresif, dan tidak melulu bersandar pada senioritas.
• Catatan ketiga, peta karir diatas dengan mudah bisa dicapai jika kita bisa bergabung dengan perusahaan/anak perusahaan atau unit bisnis yang tengah tumbuh. Artinya kita terlibat sejak perusahaan ini kecil lalu tumbuh menjadi raksasa.

semua proses tahapan karir profesional adalah sebuah perjalanan panjang, dimana seseorang akan ditempa dengan berbagai tingkatan permasalahan pekerjaan di dalamnya; belum lagi politik kantor yang begitu menyita energi, maka yang harus Anda lakukan adalah cukup stay fokus pada tujuan Anda bekerja, jangan pernah Anda menaruh harapan pada sebuah organisasi atau atasan Anda, bisa Anda kecewa dengan sistem jenjang karir ataupun janji harapan atasan yang tidak dapat ditepati. Berikut kiat – kiat agar Anda tidak tergantung dengan hal tersebut diatas :
• Coba kembangkan apa yang menjadi hobi dan passion Anda, sehingga kalau saja perusahaan tempat Anda bekerja tutup, Anda masih memiliki keahlian yang lain, bungkus gan.
• Belajarlah bidang ilmu lain sehingga Anda akan semakin memiliki skill dan kemampuan yang kaya (tidak hanya ahli pada satu bidang).
• Kembangkan network Anda melalui komunitas sesuai dengan bidang ilmu yang Anda kuasai atau tekuni, atau sesuatu hal yang Anda ingin lakukan karena hobi atau passion Anda.
• Buatlah kinerja Anda pada perusahaan tempat Anda bekerja sekarang dengan cetar membahana, sehingga kemampuan Anda akan terus meningkat dan kelak akan menjadi nilai jual CV pada perusahaan yang kelak Anda lamar.
• Buatlah linked profil profesional kerja Anda (media sossial misalnya Linkedin) sesuai dengan kenyataan, jangan sampai Anda berbohong menulis pada profil Anda tidak sesuai dengan kenyataan maka akan menjadi boomerang buat Anda.
• Setelah Anda berproses untuk menaikkan kemampuan Anda dan Anda berusaha menaikkan karir, tetapi apabila kenyataan tidak sesuai dengan harapan Anda maka tugas Anda cukuplah dengan ihktiar dan berdoa kepada Tuhan, mungkin Tuhan memiliki rencana lain yang lebih indah, belum tentu apa yang inginkan adalah Baik dimata Tuhan, dan percayalah bahwa Tuhan jauh lebih tahu apa yang sedang dibutuhkan dan baik untuk seseorang.

Nah untuk lebih memahami tentang pengembangan diri, karir, seputar dunia kampus dan pasca kampus, mulai dari perkuliahan, beasiswa, organisasi, kepribadian, manajemen diri, karir, hingga psikologi positif dan portal ini akan membimbing Anda dalam dunia pendidikan dan pengembangan diri , kebetulan portal ini berkomitmen menjadi mitra terbaik untuk mengantarkan generasi muda untuk lebih memiliki pengetahuan tentan dunia karir, pendidikan, dan pengembangan diri http://www.kampusgw.com, apabila Anda berkeinginan untuk menggeluti bekerja di dunia human resources, berikut link ini akan terasa bermanfaat bagi Anda untuk memiliki gambaran bagaimana bekerja di dunia HR http://www.kampusgw.com/sosok/gustyana-indrasmitha-lulusan-psikologi-yang-bersinar-di-bidang-pengembangan-organisasi. Akhir kata semoga profesional karir kita akan semakin dapat memberikan manfaat untuk organisasi tempat kita bekerja, karena kesuksesan sejati, kita bekerja adalah bagaimana keberadaan kita dapat memberikan kemanfaatan untuk lingkungan di sekitarnya