Bagaimana Melakukan Pelatihan Assessmen Kompetensi Yang Komprehensif, Agar Memotret Potensi Seseorang

By Gustyana

stock-vector-assessment-center-chart-with-keywords-and-icons-4059848561

Assessmen kompetensi adalah salah satau jenis pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengukur tingkat kemampuan yang Anda miliki. Sebagai salah satu orang yang bekerja di bidang HRD, Anda harus memahami manajemen SDM yang jauh lebih kompleks dan termasuk juga di dalamnya adalah penilaian dalam kinerja dari seorang karyawan.
Untuk assessmen kompetensi ini sendiri adalah suatu aktivitas dalam pengukuran seberapa jauh dari kemampuan atau kompetensi dari seseorang untuk melalui sebuah metode dalam penilaian yang nantinya bisa akan diandalkan dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini juga termasuk di dalamnya adalah proses yang berkelanjutan untuk bisa terus membangun pengetahuan dan juga keterampilan dari seorang karyawan di dalam sebuah perusahaan.

Untuk beberapa pegawai, penilaian dan kompetensi sendiri sebenarnya bisa memberikan sebuah gambaran yang jauh lebih jelas tentang sebuah perkembangan potensi dari karir dan selanjutnya akan menambahkan keterlibatan dari mereka di dalam sebuah perusahaan. Dan hampir di semua perusahaan pasti memiliki standar dalam penilaiannya sendiri tentang kompetensi dari seorang karyawan untuk disemua posisi yang mereka duduki. Mulai dari sistem assessmen, hingga manajemen tentu saja mendapatkan data dan informasi yang jauh lebih valid sebagai salah satu indikator dari kemampuan yang mereka miliki.

Dan biasanya metode dalam sebuah pelatihan assessmen kompetensi ini bisa dimanfaatkan oleh sebagian besar HRD untuk bisa menentukan jenjang karir atau dalam proses promosi sebuah jabatan. Dengen demikian, maka anda dapat menilai apakah orang ini layak untuk bisa menduduki posisi yang dimaksudnya.
Assessmen center merupakan salah satu metode yang sangat umum digunakan dalam sebuah penilaian kompetensi untuk sumber daya manusia dalam sebuah organisasi. Untuk jenis penerapan yang dilakukan dengan tujuan melakukan identifikasi dan proses penjaringan karyawan, yang mana dinilai sangat berpotensi dalam sisi manajerial untuk bisa menduduki posisi tertentu.

ilustrasi asesmen

Tujuan dari peniliannya ini adalah untuk mendapatkan calon pemimpin yang lebih handal dan siap dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Serta melakukan identifikasi kebutuhan dan pengembangan yang memang diperlukan untuk bisa membuat para karyawan lebih siap dalam menjalankan tugasnya dikemudian hari.
Alasan lain mengapa assessmen center sebenarnya jauh lebih direkomendasikan sebagai metode untuk menilai kompetensi dari seorang karyawan dalam tingkat validitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan cara lain seperti faktor senioritas, tes melakukan pengetahuan kerja, wawancara dan melakukan psikotes.

Perangkat dalam pelaksanaan
Dalam pelaksanaannya asesmen memiliki perangkat yang benar – benar anda butuhkan diantaranya adalah :
• Melakukan tes psikometri – ini adalah salah satu jenis penerapan tes yang menggunakan alat ukur potensi kognitif dari pegawai yang disusun berdasarkan metode konstruksi tes yang mana dilakukan berdasarkan statistik. Dan tujuannya adalah untuk bisa menilai tiga dominan kognitif seperti proses penalaran abstaksi, angka dan verbal.

• Melakukan simulai atau melakukan latihan – ini adalah salah satu penilaian kompetensi karyawan melalui sebuah program simulasi yang dimaksudkan untuk melakukan observasi perilaku mereka yang kemudian bisa anda catat dan masukkan ke dalam kategori yang sesuai dengan model kompetensi yang sesuai dengan kriteria standartnya

• Melakukan Inventori atau self preference – ini adalah sebuah alat pengukuran yang mana bertujuan untuk menampilkan preferensi dari pegawai disaat menghadapi situasi sosial, cara kerja, kondisi kerja, sikap dan motivasi kerja. Dan biasanya tes ini bisa anda berikan dalam bentuk pemberian pertanyaan yang sangat wajib anda jawab.

• Melakukan proses wawancara – untuk sesi dalam tanya jawab ini berbeda dengan wawancara yang dilakukan konvensional, hal ini dikarenakan materinya akan jauh lebih terstruktur dan berdasarkan dengan perilaku yang telah diterapkan di semua jenis kemampuannya. Dan tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran lebih detail tentang tindakan dan sikap pegawai saat mereka menghadapi rasa jenuh.

Dan alat lain yang digunakan untuk bisa melengkapi alat utama dalam asesmen kompetensi sehingga mendapatkan hasil yang lebih akurat dan efektif untuk bidang kerja yang lebih spesifik adalah :
• Melakukan role playing – ini adalah salah satu jenis simulasi bagaimana para karyawan melakukan interaksi intepersonal yang mana dapat diajarkan untuk melihat perilaku spesifikasi yang dapat muncul pada saat tes.

• Melakukan analisis kasus – untuk bentuknya sendiri akan menyerupai cara role playing tetapi ada penambahan kompetensi untuk melakukan analisa dan sintesisi dengan lebih mendalam lagi. Dalam proses penerapannya, pegawai sendiri harus bisa menguasai kasus tertentu dan dapat membeirkan pandangan terhadap masalahnya.

• Melakukan proses presentasi – karywan sendiri diminta untuk bisa melakukan presentasi dalam sebuah produk dan jasa di depan dan atasanya. Langkah ini sebenarnya memberikan gambaran mengenai kompetensi orang dalam membawakan presentasi, menerangkan produk dengan lebih jelas dan lebih mudah untuk anda pahami sehingga membuat audiensinya jauh lebih tertarik.

• Untuk melakukan proyeksi tes pendukung yang bisa anda tekankan pada aspek yang bisa lebih berhubungan secara langsung dengan proses pengelolaan diri dan nilai yang lebih efektivitas

Manfaat Penggunaan Assesment Kompetensi
Ada beberapa manfaat yang didapatkan dalam penggunaan assesment kompetensi ini diantaranya adalah :
• Untuk bisa mendapatkan kriteria yang jauh lebih jelas dalam suatu posisi di dalam sebuah organisasi
• Untuk melakukan identifikasi kandidat dan pemimpin melalui metode yang memiliki tingkat yang lebih akurasi dan objektivitas yang reliable
• Menghasilkan strategi dan tindakan pengembangan yang jauh lebih spesifik dan lebih terencana untuk karyawan yang ingin melakukan identifikasi kebutuhan pengembangan
• Penggunaan metode dalam penilaian yang bisa dibilang cukup kompleks ini mengharuskan bagian manajemen untuk benar – benar bisa memahami bagaimana cara menerapkan demi mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Untuk itu, perusahaan harus mengadakan pelatihan khusus yang mampu membantu bagian dari hrd melakukan tugasnya.

Demikian pembahasan kita tentang proses dan manfaat tentang Assessmen kompetensi yang umum diterapkan pada banyak perusahaan, memang sangat kompleks untuk tahapan dalam tes ini, tetapi berdasarkan dari teori yang saya didapatkan memiliki keakrutan sekitar 90 % dalam memetakan potensi dan kompetensi seseorang dalam bekerja, salam sukses penuh keberkahan.