Jangan – Jangan Anda Adalah Pengguna Smartphone Yang Kurang Cerdas ?

By Gustyana

Smartphoe

Dengan berkembangnya teknologi Informasi yang selalu terus berkembang seiring dengan kebutuhan manusia yang membutuhkan kecepatan dan instant. Contohnya saja seorang Ibu Rumah Tangga yang ingin memasak dan tidak mengetahui resep makanan, pasti akan langsung googling dengan smartphone mereka untuk mencari resep makanan dan mbah google pun dipakai sebagai kepanjangan otak kita.

Penggunaan Smartphone

Seorang pelajar SD sampai dengan mahasiswa pasti tergantung dengan Mbah Google untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR), seorang Marketer juga menggunakan social media ataupun Smartphone mereka untuk memasarkan produk/jasa mereka karena eranya sekarang ini adalah memang Eranya Digital Marketing.

Seorang pengusaha online pun juga banyak bertumbuhan, seperti Hijup, bukalapak, Tokopedia (pahlawan marketplace untuk para UMKM di Indonesia), dan masih banyak lagi guys itu yang terkenal dan yang startup pun juga banyak.

Namun Anda harus tahu bahwa berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Waterloo di Kanada, menyatakan bahwa smartphone dapat membuat banyak orang semakin malas. Hal ini disebabkan oleh pemikiran yang menganggap smartphone adalah perpanjangan dari otak mereka.

Peristiwa ini sangat terlihat banyak nya orang yang mengandalkan mbah Google sebagai sumber informasi yang instan. Kalau dilihat memang hal yang wajar jika seseorang menggunakan mbah Google, tetapi jika terus dilakukan justru dapat mengurangi keaktifan otak.

Pengguna smartphone yang lebih mengandalkan ‘mbah’ Google dianggap mengnon-aktifkan daya ingat mereka sendiri. Dan jika tidak segera berubah, kebiasaan googling akan berubah menjadi indikasi ‘kebodohan’.

“Penelitian kami membuktikan bila frekuensi penggunaan smartphone tinggi berkaitan dengan kecerdasan yang lebih rendah,” ujar Gordon Pennycook, ilmuwan dari Universitas Waterloo, Daily Mail (08/03).

Penelitian itu juga menyatakan bila orang-orang yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi cenderung menghabiskan waktu lebih sedikit bersama smartphone atau Google. Alhasil, tingkat ketergantungan pun menurun drastis karena mereka menganggap bisa menyelesaikan banyak persoalan tanpa smartphone.

Nah untuk saat ini yuk Wiselah dalam menggunakan smratphone Anda, gunakan sesuai dengan kebutuhan, ada sebagian waktu kita untuk oranglain dan keluarga, DAn ada waktu kita juga untuk Mengasah Gergaji Kita (seperti dalam buku 7 Habbit For The Highly Efective People)

Mengasah gergaji artinya kita selalu mengisi Otak kita untuk membaca dan mengembangkan diri dengan sesuatu hal yang berguna untuk otak kita contohnya saja Membaca buku untuk meningkatkan Soft dan Hardskills kita, ataupun menyediakan waktu kita untuk berkomunikasi dengan anak dan isteri selepas pulang bekerja dengan segala kesibukan kita di kantor ataupun bisnis.

Otak kita di anugerahkan bukan hanya untuk kecerdasan pada satu bidang saja, ada banyak kecerdasan di otak untuk selalu diasah dan dilatih salah satu contohnya adalah kecerdasan sosial dan problem solving, jujur saja Smartphone yang terus kita gandrungi akan mematikan kecerdasan Sosial kita karena Smartphone hanya akan membuat kita Apatis, yah tentunya ini kita sudah sangat berlebihan dalam menggunakan smartphone kita. Jadi kita menjadi anti sosial dan Apatis, hal ini justru mematikan Otak dan perasaan, karena kita akan menjadi kurang Empati kepada lingkungan disekitar kita.

Dan dibawah ini guys ada Tips untuk Cerdas Menggunakan Smartphone Kita; Simak ini guys:
1. Tahu batas, dan tahu kapan saatnya meletakkan smartphone-nya.
Momen-momen berharga seperti acara bersama keluarga, saat santai sama teman-teman dan masih banyak lainnya kudu jadi saat kamu menjauhkan smartphone dari genggaman kamu.

2.Nggak beli smartphone karena pengen keren semata, tapi lebih karena kebutuhan.
Kamu tahu, smartphone kamu itu bakal ngebantu kerjaan atau tugas-tugas kuliah/sekolah kamu

3.Tahu caranya memaksimalkan ruang memori dalam smartphone, nggak hanya dengan aplikasi-aplikasi yang sifatnya buat eksis aja.

4.Sadar bahwa saat men-charge isi baterai adalah waktu untuk smartphone beristirahat.
Kamu bisa menahan diri untuk nggak menggunakan smartphone kamu selama pengisian daya.

5. Isi galeri kamu nggak melulu foto diri kamu.
Nggak ada yang salah dengan selfie, tapi bukankah lebih seru kalau setiap kamu membuka galeri kamu, yang kamu lihat adalah foto kenangan bersama teman-teman kamu atau foto dari puncak gunung yang kamu taklukkan kemarin.

Semoga dengan artikel ini akan membuat kita lebih bijaksana dalam menggunakan smartphone kita sesuai dengan kebutuhan.

Salam Sukses Penuh Keberkahan