PERTIMBANGAN MILLENIALS DALAM BERPINDAH – PINDAH KERJA

By Gustyana
GILA KERJA

Generasi Millenilas sering kerapkali disebut generasi yang mudah berpindah – pindah kerja, atau biasa yang disebut dengan kutu loncat.

Menurut survei yang dilakukan oleh situs pencarian kerja Jobstreet sejak tahun 2015 lalu, terungkap 65,8 persen generasi milenial memilih untuk meninggalkan pekerjaanya setelah bekerja selama satu tahun di perusahaan tersebut.

Survei yang melibatkan sekitar 3.500 responden itu menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi milenials Indonesia untuk berpindah tempat kerja, seperti perasaan tidak bahagia, tunjangan yang tidak besar, serta lingkungan yang tidak sesuai.

Lebih lanjut, survei tersebut juga menyebutkan bahwa 1 dari 5 responden menjadikan alasan tidak bahagia ini sebagai alasan untuk pindah pekerjaan. Kemudian, 1 dari 3 mengaku puas dengan tunjangan yang diterima, dan hanya 1 dari 3 yang merasa lingkungan kerjanya sudah tidak sesuai dari segi fleksibilitas dalam bekerja.

Kemudahan mendapatkan informasi di social media dan internet, merupakan faktor yang sangat menentukan generasi millenials ini mendapatkan informasi pekerjaan, apabila kita bandingkan dengan generasi X yang sangat sulit mendapatkan informasi pekerjaan, sehingga cenderung bertahan pada satu perusahaan hingga pensiun.

Namun disisi lain beberapa pendapat dari beberapa pakar bidang human resources mengatakan, apabila karakter ketekunan dan coping stress generasi X dibandingkan dengan generasi millenials justru sangat jauh berbeda kualitasnya, namun secara adaptasi terhadap teknologi dan mencari sumber informasi dengan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan sebuah terobosan justru generasi millenials jauh lebih kreatif dan inovatif,

Lagi – lagi kelemahan generasi millenials adalah mudah untuk terpancing informasi temannya karena postingan temannya yang bekerja di perusahaan lain melalui social media, contohnya temannya mendapatkan gaji yang besar, atau sepertinya kok lingkungan kerjanya nyaman ya tergoda dengan postingan temannya dan baru kurang satu tahun sudah mencari informasi lowongan pekerjaan, berharap bisa pindah ke perusahaan lain jauh lebih baik kondisinya, namun bisa jadi lho para millenilas ini terjebak dengan atasan yang sama ataupun lingkungan kerja yang lebih buruk.

DIperlulan kemampuan untuk menganalisa sebuah perusahann untuk melihat berbagai aspek sisi sebiah perusahaan dikatakan baik dan kita dapat memutuskan untuk berpindah ke company yang baru, adapun beberapa pertimbangan yang perl