3 STRATEGI JITU MENCIPTAKAN HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG HARMONIS

By Gustyana
STRATEGI HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG HARMONIS

Menciptakan hubungan industrial yang harmonis tidak hanya diciptakan antara pekerja dan manajemen perusahaan.

Dalam arti yang lebih luas lagi, sebetulnya hubungan industrial akan lebih harmonis lagi kalo perusahaan memperhatikan, mengatur, dan mengelola dengan baik hubungan dengan supplier, vendor, pembeli, pelanggan, pemerintah.

kenapa kok jauh lebih dinamis dan harmonis?

ya jelas dengan adanya hubungan industrial yang harmonis dan dinamis, semua pihak yang terlibat dalam setiap sistem produksi akan mendapatkan  keuntungan.

Untuk bisa memadukan, tujuan dan prinsip yang saling mendukung dan harmonis, maka yang perlu dilakukan adalah tetap menjaga hubungan yang baik, menjaha komunikasi  dalam dialog penyelesaian masalah yang muncul untuk bisa diselesaikan dengan baik. Nah untuk mendapatkan solusi yang terbaik dapat dikatakan memang tidaklah mudah, terlebih tidak merugikan pihak manapun dan bagaimana mendukung suasana yang kondusif.

Hal ini tentu sangat dibutuhkan untuk menjaga hubungan baik antara pengusaha dengan pekerja untuk meminimalisir adanya banyak aktivitas demonstrasi buruh dan pekerja yang menuntut keadilan atas apa yang mereka terima.

Banyak pengusaha besar yang terkadang lupa akan pentingnya hubungan industrial yang harmonis dan dinamis. Perusahaan senantiasa menginginkan para pekerja bekerja secara maksimal agar produktivitas dan keuntungan perusahaan bisa meningkat.

Padahal, dalam meningkatkan produktivitas ada kontribusi besar dari karyawan dan pekerja yang tentunya juga memiliki hak-hak yang hendaknya juga bisa terpenuhi dari perusahaan. Supaya semua kepentingan dan tujuan dari masing-masing pihak bisa tercapai tanpa adanya pihak yang merasa dirugikan sangat diperlukan adanya hubungan industrial yang harmonis. 

Ada beberapa langkah dan kiat yang bisa dilakukan guna membangun hubungan industrial yang baik dan harmonis sebagaimana 3 hal  berikut ini yang harus kita perhatikan:

  • Lebih Memahami Karyawan Kita
    Setiap karyawan yang bekerja di perusahaan tentu memiliki perilaku dan tujuan ataupun kepentingan masing-masing. Adanya perbedaan persepsi dari pihak manajemen perusahaan, karyawan, dan serikat pekerja seringkali memicu adanya permasalahan yang berujung pada kerusuhan, pemogokan, ataupun lainnya.

Untuk bisa menjalin hubungan yang baik perlu dibangun suatu komunikasi yang bisa menjadi jembatan yang menghubungkan masing-masing pihak agar tercipta suasana damai yang nantinya bisa lebih memahami kepentingan dan keinginan dari masing-masing pihak. Hal ini akan sangat berguna untuk bisa menciptakan suasana dan lingkungan kerja yang baik sehingga kualitas dan produktivitas pun akan semakin meningkat.

  • Memberikan Keterbukaan dan Hubungan Baik dengan Bawahan
    Meskipun pengusaha memiliki kedudukan dan peran yang lebih tinggi dibandingkan para pekerja, namun, menjaga hubungan baik sangat perlu untuk dilakukan. Dengan menyediakan sarana dan wadah yang bisa membantu para bawahan dalam menyampaikan aspirasi, pemikiran, ekspresi, dan kebebasan akan membuat keterbukaan dan hubungan baik dengan bawahan bisa terjalin. Ada berbagai masalah yang timbul dalam hubungan industrial akibat kurang harmonisnya antara atasan dan bawahan sehingga menimbulkan ketegangan yang berujung pada konflik besar.
  • Menyediakan Fasilitas Terbaik Kepada Karyawan
    Banyak permasalahan ataupun konflik di perusahaan timbul akibat adanya rasa kurang puas dari pekerja atas fasilitas yang diberikan perusahaan. Para pekerja merasa bekerja di bawah tekanan namun gaji ataupun fasilitas yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang mereka lakukan.

Demikian 3 strategi membangun hubungan inudstrial harmonis ini mudah-mudahan dapat diterapkan pada organisasi Anda,salam sukses penuh kemuliaan.