AGILE DIBUTUHKAN DALAM ERA VUCA

By Gustyana

Apa itu agile > dimana semua orang sedang banyak sekali mendengungkan yang namanya agilitas dalam menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainity, Complexity, And Ambiguity).

Ketidakpastian inilah yang membuat kita semakin bingung, mana yang menjadikan kompetitor, kawan, ataupun stakeholder semua mulai tidak jelas dan sangat membingungkan perlu kecekatan untuk pengambilan keputusan yang sangat cepat.

Diperlukan sebuah adaptasi yang sangat cepat untuk sebuah organisasi agar tidak digilas oleh pesaing, salah satu contoh Agile Marketing adalah sebuah metode dan proses iteratif yang digunakan untuk mengelola kampanye pemasaran yang dilakukan oleh sebuah tim pemasaran, di mana hasil dari kampanye pemasaran pada target pasar bisa secara cepat langsung digunakan sebagai bahan masukan dan pertimbangan pada fase perencanaan dan desain awal. Proses iteratif ini diulang-ulang terus selama kampanye pemasaran berjalan.

Untuk mempermudah agile marketing pada sebuah tim pemasaran dibutuhkan yang namanya software komputer khusus, yang menjadi alat bantu untuk mengkoordinasi semua tim pemasaran dalam melakukan kampanye pemasarannya.

Manfaat Implementasi Agile Matrketing:

  1. Mengurangi tingkat stress dari Tim Marketing itu sendiri, karena berbagai kampanye pemasaran dapat dilakukan dengan lebih terkoordinasi
  2. Implementasi Agile Marketing membuat penggunaan sumber daya kampanye pemasaran, baik itu finansial, waktu, maupun sumber daya manusia, lebih efisien dan efektif.
  3. Melalui strategi ini, tim pemasaran dapat melakukan kampanye pemasaran berdasarkan data dan fakta lapangan.
  4. Agile marketing ini mampu untuk merespon secara cepat target pasar yang berubah.
  5. Dengan Agile Marketing ini tim juga menjadi dapat melakukan kampanye pemasaran dengan lebih cepat lalu menguji dan mengoptimasinya seiring berjalannya waktu.

Nah untuk kerangka kerja yang disarankan adalah dua hal yaitu:

Kerangka kerja untuk membantu implementasi agile marketing

Ada dua kerangka kerja yang sering digunakan untuk membantu implementasi Agile Marketing, yaitu:

Pertama,  SCRUM adalah sebuah kerangka kerja di mana orang-orang yang terlibat di dalamnya dapat menyelesaikan masalah-masalah kompleks, sambil secara produktif dan kreatif menghasilkan produk-produk dengan nilai setinggi mungkin.

Kedua,  Kanban adalah sebuah kerangka kerja yang digunakan untuk mengimplementasikan agile software development. Kanban adalah bahasa Jepang yang artinya signboard atau billboard. Penggunaan Kanban membutuhkan komunikasi real-time dan transparansi pekerjaan secara keseluruhan. Pada Kanban, masing-masing jenis pekerjaan divisualisasikan pada sebuah papan, di mana semua anggota tim bisa melihat status penyelesaian pekerjaan tersebut setiap saat.

Berikut ini adalah contoh dari Implementasi Agile Marketing

Pertama, jumlah kunjungan ke landing page meningkat 252%. Tingkat konversi yang dialami juga meningkat tajam yakni, sebesar 810%.

Kedua, produktivitas produksi konten juga meningkat 4 kali lipat dari sebelumnya, tanpa kehilangan kualitas konten.

Ketiga, semua anggota tim mereka selalu memperoleh informasi terkini tentang project yang ada dan perkembangan penyelesaiannya.