7 Kesalahan Dalam Hal Membangun Bisnis Anda

By Gustyana

Saat ini banyak sekali  perusahaan start up apapun itu produknya sangat susah menemukan market yang fit, setuju atau nggak? sehingga yag terjadi adalah tidak adanya cash flow di perusahaan start up, dan sales rate dari produk yang tidak sesuai dengan permintaan pasar ini lama kelamaan membuat ketahanan organisasi pun semakin pudar, bagaimana tidak, tiap hari sudah menggaji karyawan, bayangkan, apabila produk perusahaan tersebut tidak laku, dan cash flow perusahaan menjadi terkendala acapkali membuat karyawan di perusahaan tersebut menjadi deg-degan apakah perusahaan tempat dia bekerja mampu bertahan dan bersaing. Ditempat start up saya bekerja, saya pun melihat ada tujuh kesalahan start up company dalam melakukan launch produk:

1. Perusahaan start up tidak mau menganalisa kompetitor, paling tidak kita menganalisa apa kekuatan dan kelemahan kompetitor kita, sehingga kita mengambil celah dari segi produk dan pasar yang akan kita bidik.


2. Belum memiliki bisnis model dan value preposition yang jelas, jadi strategi bisnis ambyar, yang jadi masalah orang – orang yang dibawahnya jadi gak tau ini  arah bisnisnya mau kemana ya.


3. Menganggap remeh dengan tidak adanya orang HRD nah, ini fatal, dalam sebuah teori balanced scorecard, sendiri fondasi bisnis itu  adalah people development, salah menempatkan orang, maka tunggu kehancuran bisnis tersebut.


4. Saat organisasi start up sangat begitu agile, apabila start up sendiri tidak memiliki perencanaan bisnis  (bisnis plan) yang cukup adaptif terhadap kondisi lapangan, maka kembali lagi arahnya bisnis pun semakin sangat liar, agile boleh tapi harus ada pakem dan pagar kaidah yang menjadi pondasi perencanaan awal bisnis, jangan berjalan tanpa rencana yang jelas.


5. Buatlah perencanaan budget awal tahun dengan jelas dan terencana agar setiap Divisi/Departemen dalam perusahaan start up ini, dapat menyesuaikan dengan perencanaan bisnis (bisniplan) yang dibuat diawal sebelum dlakukan eksekusi bisnis.


6.   Belumnya memiliki budaya perusahaan dan jati diri perusahaan start up yang dibangun sehingga karyawan belum memiliki identitas serta standar perilaku yang mencerminkan nilai – nilai perusahaan (corporate value).


7. Benefit dan gaji yang diberikan perusahaan start up tidak kompetitif sehingga SDM yang didapatkan adalah segmen karyawan yang kurang bertalenta dan kurang berkualifikasi.


Demikian 7 kesalahan perusahaan start up yang harus kita cermati bersama, sehingga bagi Anda yang sedang membangun perusahaan dapat menjadi poin penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan eksekusi bisnis Anda.