JADILAH ORANGTUA MURID SEBAGAI GURU PENDIDIK PONDASI AWAL KARAKTER Dan AKHLAK ANAK DI RUMAH

By Gustyana

Guru adalah seorang pengajar suatu ilmu, secara umum guru merujuk pada seseorang yang professional yang mengajarkan ilmu tertentu, mendidik, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Guru seharusnya mengarahkan muridnya dalam menuju jalan kebenaran, namun secara umum dan formal itu sendiri, guru adalah seorang pengajar, di sekolah negeri, ataupun swasta, yang memiiki kemampuan berdasarkan latar belakang pendidikan formal yang berstatus sarjana pendidikan.

Duhai guru engkau, adalah sosok yang mulia, namun terbelenggu dengan berbagai aturan dan administrasi yang hanya mementingkan sebuah kepentingan belaka. Anda terbelenggu oleh berbagai benturan aturan dan target Angka yang ujungnya tidak jelas dan mempersulit Anda. Dalam hati kalian pasti ingin berkata, kapan ya ada perubahan sistem pendidikan di Indonesia yang lebih baik?

Anda ingin melakukan inovasi namun, terbelenggu dengan keseragaman birokratis, padatnya jadwal kurikulum yang harus Anda sampaikan, membuat fitrah Anak untuk berpetualang di alam bebas terbatas, dan terlupakannya mengetahui kebutuhan tiap masing – masing Anak yang unik makin terbelenggu dengan KPI angka yang tidak jelas hanya mengejar akreditasi sekolah belaka, yang non sense berimpak kepada bagaimana pembentukan karakter Anak, hanya target hafalan yang dijejalkan kepada murid- murid Anda.

Wahai guru – guruku yang tercinta, sebenarnya tugas mendidik Anak, tidaklah sepenuhnya ada dipundak Anda, seandainya para orangtua di Indonesia sadar bahwa, pendidikan akhlak Anak mereka adalah berawal dari rumah mereka, dan tanggungjawab pendidik utama adalah Orangtua dirumah. Sedangkan sekolah adalah partner ekosistem pendidikan sebagai pelengkap Visi Misi dari Orangtua yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga di Indonesia.

Namun sayang seribu sayang memang belum terbentuknya kesadaran secara meluas pada masyarakat Indonesia, seolah tanggungjawab utama mendidik karakter & Anak  adalah di sekolah para orangtua siswa menutup mata, karena alasan telah menitipkan anak mereka dan membayar uang SPP sekolah anak mereka. Semoga dengan artikel ini, menggugah para orangtua siswa untuk memiliki kesadaran yang merata bahwa sarana mendidik akhlak dan karakter Anak anda sebenarnya tanggungjawab ayah bunda dirumah.

Ayo Kita menjadi guru – guru dari partner anak – anak kita dirumah dalam mendidik karakter dan jatidiri Anak kita. Karena membersamai mereka akan mengubah peradaban Indonesia, sehingga menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul memiliki karakter yang kuat di dukung dengan kompetensi yang mengikuti fitrah dan kebutuhan zaman.

Duhai guruku, maka sempatkanlah untuk terus melakukan kampanye untuk mengajak para orangtua siswa, merangkul bersama, bahwa mendidik karakter dan akhlak anak sesuai fitrah perkembangan usia Anak sangatlah penting, biarkan Anak – Anak kita berkembang sesuai tugas perkembangan umurnya. Bebaskan anak kita, dan cobalah mengerti kebutuhan Anda didik kita sesuai dengan keunikan mereka masing- masing karena setiap anak memiliki kebutuhan dan keunikannya masing – masing.

Salam Cinta Untuk Guru – Guru Yang Ada Di Indonesia